Langkah Kecil yang Membuka Jalan Besar
Pernahkah kamu merasa ragu untuk mengambil jurusan yang bukan berasal dari "basic" pendidikanmu? Aku pernah. Aku adalah lulusan SMA umum, bukan dari madrasah apalagi pesantren. Tapi entah kenapa, hati ini tertarik dengan jurusan Sastra Arab. Jurusan yang katanya hanya cocok untuk mereka yang sudah mempelajari nahwu-sharaf sejak dini. Awalnya aku juga ragu. “Bisa nggak ya aku ngikutin pelajaran?” “Gimana kalau aku ketinggalan jauh sama teman-teman yang dari pesantren?” Keraguan itu makin besar saat kuliah dimulai. Buku-buku berbahasa Arab menumpuk. Dosen berbicara cepat dengan istilah yang asing. Teman-teman seolah sudah biasa dengan semua itu, sedangkan aku? Meraba-raba di tengah derasnya arus ilmu. Lebih berat lagi ketika orang-orang di sekitarku juga meragukan. Mereka bilang, “Emang bisa anak SMA biasa lulus cepat di Sastra Arab?” “Paling juga nanti ketinggalan.” Ucapan-ucapan itu sempat bikin aku down. Aku mulai mempertanyakan diriku sendiri. Tapi jauh di dalam hati, aku i...