MENJEREMBA IMPIAN


Setiap detik memiliki sebuah harapan

Harapan yang tak sirna membuatku temaram

Dalam gelisah kutermenung dalam sepi

Kesunyinan ini membuat hatiku nestapa

Ku terdiam membisu

Hanya derai airmata yang bergelimpangan 

Langkah kakiku terhenti

Tak tau arah tujuan

Begitu pahitnya sebuah kehidupan

Nabastala kian redup

Impianku hanyalah sebuah angan

Tak ada terobosan dalam diri untuk mencapainnya

Bagaskara kian menjadi gemerlap

Sebuah harapan orangtualah yang membuatku cakrawala

Tetesan keringat yang jatuh membuatku bangkit

Untuk meraih sebuah impian

Terbitlah bagaskara yang berkilau

penulis

Martinah Nafatilopa




Komentar

Postingan populer dari blog ini

PERAN GURU MENGGHADAPI ERA ZAMAN MASA KINI

Langkah Kecil yang Membuka Jalan Besar

Ketenangan dimulai dari cinta pada diri sendiri