PERGIMU IALAH SABAB LUKA HATIKU
Ziarah.png
Ku terdiam dalam kesunyian malam
Menatap langit yang bertaburan gemintang
Rindu ini sungguh menggebu
Ranum Senyummu pun renyah canda tawamu
Selalu menghiasi hariku
Aku terbujur dalam sepi dan menanti kehadiranmu
Namun, Tuhan berkehendak lain
Semesta tak merestui kita untuk menjadi selama-lamanya
Kita tak lagi bernaung di bawah langit yang sama
Hanya sebongkah nisan tertulis namamu
Menjadi tanda bahwa tak ada lagi sua yang bisa terlaksana
Hatiku pun berkecamuk tak menentu
Dalam dekapan sepi
Rasa sesak memenuhi setiap sudut dikedalaman hati
Bening-bening yang mengalir menuraikan setiap kesedihan
Hanya ada doa-doa yang bisa ku langitkan
Salatiga, 13 Mei 2022
Martinah Nafatilopa

Komentar